Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / MIN 2 Bandar Lampung Bekali Siswa Sikap Berani Menolak Bullying

MIN 2 Bandar Lampung Bekali Siswa Sikap Berani Menolak Bullying

Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., menyampaikan penguatan kepada siswa dalam kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying bersama mahasiswa KKN Transformatif 2026 Kelompok 83 Kupang Kota LK 1.

dutacendikia.id, Bandar Lampung –Pendidikan tentang perundungan tidak cukup berhenti pada imbauan untuk tidak menyakiti teman. Anak perlu diajak memahami mengapa sebuah ejekan dapat melukai, bagaimana memperlakukan teman dengan baik, serta apa yang harus dilakukan ketika melihat tindakan perundungan. Pesan itulah yang dibawa dalam Sosialisasi Anti-Bullying di MIN 2 Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama mahasiswa KKN Transformatif 2026 Kelompok 83 Kupang Kota LK 1 dan diikuti siswa MIN 2 Bandar Lampung. Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan penguatan kepada siswa. Kehadiran kepala madrasah menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya membangun lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Suasana sosialisasi berlangsung cukup cair. Para mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan pendekatan interaktif sehingga pembahasan tentang bullying lebih dekat dengan pengalaman anak sehari-hari. Siswa diajak mengenali bentuk-bentuk perundungan, memahami dampaknya, serta melihat pentingnya menjaga sikap ketika berinteraksi dengan teman.

Pemateri bersama guru pendamping mengajak siswa mengikuti sesi edukasi tentang perundungan dan pentingnya menghargai sesama.

Pemateri bersama guru pendamping mengajak siswa mengikuti sesi edukasi tentang perundungan dan pentingnya menghargai sesama.

Perundungan juga dikenalkan sebagai persoalan yang tidak selalu berbentuk tindakan fisik. Ucapan yang merendahkan, ejekan, perlakuan yang membuat seseorang tersisih, maupun tindakan lain yang melukai perasaan perlu diwaspadai dalam kehidupan pergaulan siswa. Dari pemahaman tersebut, anak diarahkan untuk membangun kebiasaan saling menghormati dan menghargai perbedaan.

Pesan yang dibangun dalam kegiatan itu sederhana, tetapi penting bagi kehidupan siswa di madrasah: teman bukan sasaran untuk direndahkan, melainkan bagian dari lingkungan yang harus dihargai. Siswa juga diarahkan agar memiliki keberanian untuk mencegah perundungan dan meminta bantuan kepada orang dewasa ketika menghadapi persoalan yang tidak dapat diselesaikan sendiri.

MIN 5 Bandar Lampung Padukan Semarak Kemerdekaan dengan Penguatan Karakter Anak

Selain anti-bullying, sosialisasi turut membawa pesan tentang kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui ajakan membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan tersebut ditempatkan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga madrasah tetap bersih dan nyaman. Dengan demikian, pembentukan karakter tidak hanya berlangsung melalui materi pembelajaran, tetapi juga melalui kebiasaan yang dilakukan dalam keseharian.

Siswa MIN 2 Bandar Lampung mengikuti Sosialisasi Anti-Bullying dengan suasana interaktif di ruang kelas.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti penyampaian materi dari tempat duduk masing-masing, sementara beberapa pemateri membangun komunikasi langsung dengan peserta. Pola penyampaian seperti ini membuat isu yang cukup serius tentang perundungan dapat dibicarakan dalam suasana yang lebih mudah diterima anak.

Bagi MIN 2 Bandar Lampung, edukasi anti-bullying menjadi salah satu bagian penting dalam membangun budaya madrasah yang sehat. Sekolah dan madrasah bukan hanya tempat anak memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk belajar memperlakukan orang lain dengan adab, empati, dan tanggung jawab.

Pada akhirnya, keberhasilan pendidikan karakter dapat terlihat dari hal-hal kecil yang tumbuh dalam keseharian siswa: cara berbicara kepada teman, kesediaan menghargai perbedaan, keberanian menolak perundungan, hingga kepedulian menjaga lingkungan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari ikhtiar MIN 2 Bandar Lampung membentuk generasi yang berkarakter Qurani, berakhlak, dan mampu tumbuh bersama dalam lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. (Septiano/Humas)

Pelepasan Sepasang Merpati Tandai Dimulainya Rangkaian HUT ke\-81 RI di MAN 2 Bandar Lampung

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement