Agama Nasional Pendidikan
Beranda / Pendidikan / MTQ ke-53 Lampung Dimulai, Pengamalan Al-Qur’an Jadi Pesan Utama Kakanwil Kemenag

MTQ ke-53 Lampung Dimulai, Pengamalan Al-Qur’an Jadi Pesan Utama Kakanwil Kemenag

dutacendikia.id, Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak semestinya berhenti pada perlombaan membaca dan melantunkan ayat suci. Lebih dari itu, ajang tersebut perlu menjadi sarana menumbuhkan pemahaman terhadap Al-Qur’an, memperkuat pengamalannya, serta membentuk akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, saat menghadiri pembukaan MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 di GOR Way Handak, Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (25/10/2026). Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui pemukulan bedug.

“MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi juga tentang bagaimana Al-Qur’an menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Kecintaan terhadap Al-Qur’an perlu diwujudkan melalui pemahaman, pengamalan, dan pembentukan akhlak yang baik,” ujar Zulkarnain.

Menurutnya, kecintaan terhadap Al-Qur’an perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya ditunjukkan lewat kemampuan membaca atau melantunkan ayat-ayatnya. Pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an dan kesediaan mengamalkan ajarannya menjadi bagian penting dari upaya membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Dalam konteks tersebut, MTQ memiliki peran yang lebih luas daripada kompetisi antarpeserta. Penyelenggaraannya menjadi ruang pembinaan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan tilawah, tetapi juga menjunjung tinggi akhlak dan nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.

Siswa MIN 2 Bandar Lampung Torehkan Prestasi di Ajang Renang Wali Kota Cup dan Smile Competition 2026

MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung tahun ini mengusung tema “Cahaya Al-Qur’an dari Beranda Sumatera”. Tema tersebut menegaskan harapan agar nilai-nilai Al-Qur’an menjadi sumber inspirasi dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, berakhlak mulia, dan berkemajuan.

Ajang tingkat provinsi ini diikuti 493 peserta dari 14 kabupaten dan kota di Lampung, terdiri atas 256 putra dan 237 putri. Selain menjadi ruang kompetisi, MTQ juga menjadi bagian dari proses penjaringan peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Lampung pada MTQ tingkat nasional 2027.

Melalui penyelenggaraan MTQ, pembinaan Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti ketika perlombaan berakhir. Semangat yang tumbuh selama kegiatan perlu dilanjutkan dalam lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat agar nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an semakin nyata dalam perilaku sehari-hari.

Dengan demikian, keberhasilan MTQ tidak hanya tercermin dari siapa yang meraih gelar juara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mendorong pengamalannya dalam kehidupan. Sebab, nilai sebuah lantunan ayat suci akan menemukan makna yang lebih utuh ketika pesan yang dibacakan turut hidup dalam akhlak dan tindakan manusia. (Alfa)

MIN 2 Bandar Lampung Perkuat Budaya Peduli Lingkungan melalui Pembinaan Adiwiyata

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement