dutacendikia.id, Bandar Lampung – Seragam hijau Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang dikenakan Hafidzah Khansa Ratuliu menjadi penanda sebuah fase baru dalam perjalanan alumnus MAN 1 Bandar Lampung tersebut. Pada 11 Agustus 2026, Hafidzah resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah mengikuti prosesi pelantikan.
Bagi almamater, capaian itu menjadi kabar yang patut dicatat. Pendidikan di madrasah tidak berhenti pada ruang kelas dan pencapaian akademik, tetapi juga memberi bekal bagi peserta didik untuk menentukan jalan pengabdian sesuai kemampuan, minat, dan pilihan hidup masing-masing.
Hafidzah menjadi salah satu gambaran dari luasnya ruang yang dapat dimasuki lulusan madrasah. Dunia militer, yang menuntut kedisiplinan, ketangguhan, tanggung jawab, serta kesiapan menjalankan tugas, kini menjadi bagian dari perjalanan alumnus MAN 1 Bandar Lampung tersebut.
Penyematan pangkat Serda sekaligus menandai perubahan status dari seorang peserta pendidikan menjadi bagian dari Korps Wanita Angkatan Darat. Di balik prosesi yang berlangsung singkat, terdapat perjalanan yang membawa seorang lulusan madrasah menuju lingkungan kerja dengan tuntutan kedisiplinan dan tanggung jawab yang tinggi.
Bagi MAN 1 Bandar Lampung, keberhasilan alumni seperti Hafidzah memiliki arti lebih dari sekadar sebuah pencapaian personal. Jejak alumni di berbagai bidang menjadi bagian dari perjalanan madrasah dalam menyiapkan generasi yang memiliki bekal pengetahuan sekaligus keberanian untuk memilih dan menekuni jalan pengabdiannya.
Kehadiran Hafidzah dalam jajaran Kowad juga memperlihatkan bahwa pilihan masa depan bagi lulusan madrasah tidak berlangsung dalam ruang yang sempit. Mereka dapat tumbuh di berbagai bidang, selama memiliki kompetensi, ketekunan, dan kesungguhan dalam menjalani proses yang dipilih.
Kini, pangkat Sersan Dua yang melekat di pundaknya menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Perjalanan Hafidzah masih panjang, dengan ruang pengabdian yang akan diisi melalui tugas, disiplin, dan profesionalitas sebagai bagian dari TNI Angkatan Darat.
Dari almamaternya, capaian tersebut menjadi catatan yang membanggakan. Hafidzah membawa nama MAN 1 Bandar Lampung ke ruang pengabdian yang berbeda, sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan madrasah dapat melahirkan lulusan yang berani mengambil peran di tengah masyarakat dan negara. (Septiano/Humas)


