ا لِلّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Dutacendikia.id, Lampung-Keluarga besar Raja Sepulah, serta segenap handai tolan dan masyarakat yang mengenal sosoknya, berduka mendalam atas wafatnya:
Muhammad Rinaldo, S.STP.
Bin (Alm.) H. Zainal Abidin, SH., MH.
Lahir di Bandar Lampung, 4 Agustus 1995
Wafat di Jambi, Jumat, 30 Mei 2025, dalam usia 30 tahun
Almarhum merupakan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIV dan menjabat sebagai Kepala Subbagian Protokol Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.
Ia dikenal sebagai sosok yang bersahaja, penuh semangat, serta memiliki dedikasi tinggi dalam pekerjaan dan tanggung jawab keluarga.
Almarhum meninggalkan satu orang istri dan dua orang putri yang sangat dicintainya.
Rumah duka beralamat di: Jalan Ryacudu, Perum Korpri Blok E6 No. 09, Sukarame, Bandar Lampung.
Kami turut berduka,
atas meninggalnya puakhi kham, anggota keluarga kham, kemenakan, ananda Muhammad Rinaldo bin almarhum Hi. Zainal Abidin, SH., MH.
(putra Kak Rina / cucu Pak Balak Hi. Mursyid Arsyad, SH)
pada dini hari Jumat, 30 Mei 2025 di Jambi.
Mari bersama-sama kita panjatkan doa terbaik bagi almarhum:
اللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ، وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ
(Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia, maafkanlah dia. Muliakanlah tempat tinggalnya, lapangkan kuburnya, bersihkan ia dari kesalahan sebagaimana kain putih dibersihkan dari noda. Gantikan baginya rumah yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, pasangan yang lebih baik. Masukkan ia ke dalam surga dan lindungi dia dari azab kubur serta azab neraka).
Dan tandok mendoakan, Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya, menerima semua amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dan dianugerahi husnul khotimah.
Semoga juga: istri dan anak-anak almarhum, orang tua, mertua, serta seluruh keluarga besar yang ditinggalkan diberi kesabaran, keikhlasan, dan keridaan dalam menerima takdir dari Allah SWT—sebagaimana kita semua pasti akan mengalami hal yang sama pada waktunya.
Al-Fatihah.
Salam takzim kami,
a.n. Keluarga Besar Raja Sepulah
(Rusli Shoheh)


