dutacendikia.id, Bandar Lampung – MAN 1 Bandar Lampung menggelar Pelatihan Madrasah Digital Center (MDC) tentang pembuatan perangkat pembelajaran digital terintegrasi Angkatan 1, Kamis (17/9/2026). Kegiatan berlangsung di Laboratorium Bahasa dan diikuti 32 guru mata pelajaran.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah memperkuat pemanfaatan teknologi dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Para guru mengikuti kegiatan dengan membawa perangkat laptop untuk mendukung proses pelatihan yang berlangsung secara langsung.
Kegiatan diarahkan pada pengembangan perangkat pembelajaran yang terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi digital. Melalui pelatihan ini, guru memperoleh ruang untuk meningkatkan keterampilan dalam menyiapkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan proses belajar mengajar di madrasah.
Suasana pelatihan berlangsung dengan keterlibatan peserta yang bekerja menggunakan perangkat masing-masing. Materi pelatihan dipraktikkan secara langsung sehingga kegiatan tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi juga memberikan pengalaman dalam proses penyusunan perangkat pembelajaran digital.
Penguatan kapasitas guru melalui pelatihan MDC menjadi bagian dari langkah MAN 1 Bandar Lampung dalam merespons perkembangan teknologi di lingkungan pendidikan. Kemampuan guru dalam memanfaatkan perangkat digital menjadi salah satu unsur yang mendukung pengelolaan pembelajaran agar semakin relevan dengan perkembangan zaman.
Tidak terdapat kutipan langsung dari kepala madrasah, guru, atau peserta dalam bahan yang diberikan, sehingga pemberitaan ini tidak menambahkan pernyataan yang tidak terdokumentasi. Informasi mengenai kegiatan disusun berdasarkan materi yang tercantum dalam dokumentasi dan narasi kegiatan.
Pelatihan Angkatan 1 tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan budaya pembelajaran berbasis teknologi di MAN 1 Bandar Lampung. Penguasaan perangkat digital oleh guru pada akhirnya diarahkan untuk mendukung proses pendidikan yang terencana, adaptif, serta tetap berorientasi pada pembentukan peserta didik yang berkarakter dan berprestasi. (Septiano/Humas)


