dutacendikia.id, Bandar Lampung – Aktivitas pembelajaran di MIN 9 Bandar Lampung kembali berlangsung secara langsung setelah sepekan dilaksanakan secara daring menyusul dampak bencana Gunung Anak Krakatau. Kembalinya peserta didik ke lingkungan madrasah ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera pada Senin (14/9/2026).
Upacara diikuti oleh seluruh dewan guru, staf, dan peserta didik MIN 9 Bandar Lampung. Barisan siswa memenuhi halaman madrasah dengan mengenakan seragam masing-masing, sementara petugas upacara berasal dari kelas 5C di bawah pendampingan wali kelas Lia Anggraeni, S.Pd.
Hasanah, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Selain menyampaikan pesan terkait kedisiplinan dan kesiapan mengikuti kegiatan di madrasah, ia juga mengingatkan peserta didik agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Peserta didik dihimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan minum, serta menghindari jajan sembarangan. Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran siswa agar mampu menjaga kesehatan secara mandiri.
Rangkaian upacara berlangsung tertib. Para siswa mengikuti setiap tahapan upacara dengan sikap yang teratur, sementara petugas kelas 5C menjalankan tugasnya di hadapan seluruh warga madrasah. Kehadiran kembali peserta didik di halaman madrasah juga menjadi ruang pembelajaran karakter yang berlangsung melalui praktik langsung.
Pelaksanaan upacara tersebut sekaligus diarahkan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme serta kecintaan terhadap tanah air. Nilai tersebut ditanamkan melalui kebiasaan sederhana, seperti mengikuti upacara dengan tertib, menghormati bendera Merah Putih, dan menjalankan tanggung jawab sesuai peran masing-masing.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., melalui kegiatan tersebut terus mendorong terciptanya lingkungan madrasah yang memperhatikan keseimbangan antara proses pendidikan, pembentukan karakter, dan kepedulian terhadap kesehatan peserta didik.
Kembalinya kegiatan tatap muka menjadi momentum bagi warga MIN 9 Bandar Lampung untuk melanjutkan aktivitas pendidikan dengan tetap memperhatikan kondisi dan kesehatan peserta didik. Dari halaman madrasah, pembelajaran kembali dibangun bukan hanya melalui materi pelajaran, tetapi juga melalui disiplin, tanggung jawab, kecintaan terhadap tanah air, serta pembiasaan nilai-nilai karakter yang selaras dengan pembentukan generasi madrasah yang berprestasi dan berakhlak. (Septiano/Humas)


