dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana religius menyelimuti halaman MIN 2 Bandar Lampung pada Sabtu (1/8/2026). Sejak pagi, seluruh peserta didik bersama dewan guru dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan rutin Shalat Duha berjamaah sebagai bagian dari pembiasaan spiritual yang dilaksanakan setiap akhir pekan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Para siswa telah bersiap di lokasi sejak sebelum pelaksanaan salat dimulai. Dengan mengenakan seragam pramuka, mereka mengikuti setiap rangkaian ibadah secara disiplin, mulai dari persiapan, pelaksanaan salat, hingga doa bersama.
Pada kesempatan tersebut, Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, bertindak sebagai imam. Kehadiran kepala madrasah di barisan terdepan menjadi teladan bagi seluruh warga madrasah dalam membangun budaya ibadah yang tumbuh melalui keteladanan, bukan sekadar pembiasaan.

Kepala MIN 2 Bandar Lampung bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan Shalat Duha berjamaah yang menjadi pembiasaan rutin setiap Sabtu pagi.
Shalat Duha berjamaah merupakan salah satu program rutin MIN 2 Bandar Lampung dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Melalui kegiatan ini, madrasah membiasakan siswa untuk mengawali aktivitas dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt., sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana pelaksanaan ibadah berlangsung tenang dan penuh kekhidmatan. Barisan siswa yang memenuhi halaman madrasah mengikuti setiap gerakan salat dengan tertib, sementara para guru mendampingi dan memastikan seluruh peserta didik dapat menjalankan ibadah dengan baik. Kebersamaan yang terbangun mencerminkan kuatnya budaya religius yang terus dipelihara di lingkungan madrasah.
Pembiasaan Shalat Duha berjamaah menjadi salah satu ikhtiar MIN 2 Bandar Lampung dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguatan akademik dan pembentukan karakter. Dengan membangun kedekatan peserta didik kepada Allah Swt. sejak dini, madrasah berharap lahir generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, serta berkepribadian Qurani sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam. (Septiano/Humas)


