Dutacendikia.id, Pesawaran – Dalam upaya memperkuat sinergi kelembagaan dan profesionalisme pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan tema “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Lembaga serta Penataan Laporan Keuangan”, yang diikuti oleh perwakilan dari 10 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran, pada pekan ini.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pengurus PCNU Kabupaten Pesawaran, termasuk Ketua PCNU Almukarrom KH Ahmad Ulinnuha dan Pengurus Bidang Ekonomi PCNU, Bapak Nasiruddin. Raker ini juga dihadiri oleh perwakilan LAZISNU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris LAZISNU PWNU Lampung, Bapak Ahmad Sofwan.
Dalam sambutannya, Ahmad Sofwan menegaskan pentingnya konsolidasi internal dan kekompakan antarpengurus sebagai fondasi utama keberhasilan lembaga. “Tidak ada kekuatan tanpa persatuan. Konsolidasi yang rutin dan solid merupakan kunci untuk menggerakkan LAZISNU secara profesional dan berdampak nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat bukan hanya terletak pada kinerja pengurus eksekutif, tetapi juga pada dukungan dan peran aktif dari Pengurus PCNU di tingkat kabupaten dan kota. Dalam pandangan Sofwan, sinergi antara lembaga dan struktur organisasi NU harus terus diperkuat agar LAZISNU menjadi institusi terpercaya dalam pengelolaan dana umat.
Lebih lanjut, LAZISNU PWNU Lampung mendorong agar seluruh PCNU kabupaten/kota yang belum membentuk struktur LAZISNU segera melakukannya. Selain itu, bagi kepengurusan LAZISNU yang masa izinnya telah habis, diimbau segera mengajukan pembaruan kepengurusan disertai laporan keuangan terakhir sebagai bagian dari syarat administratif untuk memperoleh rekomendasi resmi dari PWNU Provinsi Lampung.
Raker ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memastikan akuntabilitas lembaga dalam mengelola dana umat secara transparan, profesional, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Dengan semangat khidmah dan komitmen kolektif, LAZISNU di lingkungan NU Kabupaten Pesawaran dan wilayah Lampung diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak kebaikan sosial yang berkelanjutan. (Septiano)


