dutacendikia.id, Lampung – Suasana ruang guru MIN 9 Bandar Lampung pada Selasa (02/09) siang itu tampak penuh keseriusan. Para pendidik duduk rapi dengan catatan di tangan, sementara di depan ruangan, Kepala Madrasah Evi Linawati memimpin jalannya rapat bulanan. Agenda rutin ini menjadi ruang untuk meninjau kembali seluruh kegiatan madrasah selama satu bulan terakhir sekaligus membicarakan langkah-langkah baru ke depan.
Dalam arahannya, Evi menegaskan pentingnya budaya evaluasi sebagai cara menjaga mutu pendidikan. Menurutnya, setiap kegiatan yang berjalan di madrasah perlu ditinjau kembali agar hasilnya semakin baik.
“Evaluasi setiap kegiatan itu sangat penting karena bertujuan untuk meningkatkan kualitas kita di madrasah, khususnya peningkatan kedisiplinan, pelayanan, dan kinerja tenaga pendidik,” ujarnya.
Salah satu yang dibahas dalam forum adalah evaluasi program mengaji di TPQ Falahuddin, program yang menjadi ciri khas pembinaan religius di MIN 9. Guru-guru kemudian menambahkan catatan dan masukan agar kegiatan mengaji ini semakin efektif dan bermanfaat bagi siswa.

Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, memimpin jalannya rapat bulanan bersama dewan guru
Selain evaluasi, rapat juga menyoroti persiapan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Bandar Lampung yang akan berlangsung 9–12 September mendatang. Seluruh tenaga pendidik diajak berperan aktif memberi dukungan, mulai dari membimbing akademik hingga menjaga semangat peserta didik.
“Rapat koordinasi ini juga untuk menghadapi persiapan OMI. Mudah-mudahan berjalan lancar dan membawa hasil terbaik bagi madrasah,” tambah Evi.
Diskusi berlangsung dinamis. Sejumlah guru mengemukakan pandangan terkait strategi pembinaan siswa, manajemen waktu belajar, hingga metode pendampingan yang tepat menjelang kompetisi.
Dengan forum semacam ini, MIN 9 Bandar Lampung tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban administratif. Rapat bulanan justru menjadi sarana memperkuat kebersamaan guru dan pimpinan dalam satu tujuan: memastikan setiap program berjalan efektif, siswa terbimbing dengan baik, dan madrasah hadir dengan wajah pendidikan yang berkualitas. (Septiano)


