dutacendikia.id, Bandar Lampung – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Bandar Lampung resmi memulai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (03/09). Hari pertama kegiatan ini berjalan lancar dan penuh antusiasme, baik dari pihak guru maupun peserta didik.
Program MBG merupakan inisiatif strategis Kementerian Agama Republik Indonesia yang bersinergi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas gizi anak-anak madrasah agar tumbuh kembang mereka optimal serta mendukung daya konsentrasi dalam proses belajar.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., menegaskan bahwa program ini menjadi langkah nyata madrasah dalam memastikan kesehatan peserta didik.
“Alhamdulillah, pelaksanaan hari pertama berjalan baik. Siswa terlihat sangat senang menerima hidangan yang telah disiapkan. Kami berharap program ini terus berlanjut demi meningkatkan kesehatan, semangat belajar, serta kesejahteraan seluruh anak didik,” ujarnya.
Pada hari pertama, menu yang disajikan terdiri dari sumber protein, karbohidrat, sayuran, dan susu sebagai asupan gizi seimbang. Para siswa terlihat antusias ketika menerima paket makanan tersebut, bahkan beberapa di antaranya langsung menyantap dengan penuh semangat.
Dukungan juga datang dari orang tua siswa. Seorang wali murid, Ana, mengaku terbantu dengan adanya program ini.
“Kami sangat bersyukur, anak-anak bisa mendapatkan makanan sehat secara gratis di sekolah. Selain meringankan beban orang tua, program ini juga membuat mereka lebih bersemangat belajar,” tuturnya.

Guru dan Kepala MIN 9 Bandar Lampung berdoa bersama sebelum pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa.
Selain berdampak pada pemenuhan gizi, pelaksanaan MBG di MIN 9 Bandar Lampung juga mencerminkan komitmen madrasah dalam mengintegrasikan pendidikan dengan kesehatan anak. Dengan penyajian makanan yang higienis dan bernutrisi, madrasah berupaya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Hari pertama MBG di MIN 9 Bandar Lampung menjadi penanda awal dari sebuah gerakan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa. Ke depan, madrasah ini diharapkan dapat terus menjadi teladan dalam penerapan program pemerintah yang berpihak pada masa depan anak bangsa. ( Septiano )


