dutacendikia.id, Bandar Lampung – Sebanyak tujuh prestasi diraih siswa MIN 5 Bandar Lampung dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII tingkat Provinsi Lampung tahun 2026. Piala penghargaan diserahkan kepada pihak madrasah dalam rangkaian upacara bendera, Senin (19/10/2026).
Penyerahan piala berlangsung setelah upacara bendera yang dimulai pukul 07.00 WIB. Para siswa peraih prestasi menyerahkan piala kepada pihak madrasah sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka dalam kompetisi bidang keagamaan, seni, dan olahraga.
Sebelum upacara dimulai, dewan guru dan staf MIN 5 Bandar Lampung menyambut kedatangan siswa di gerbang madrasah. Siswa kelas V Kholid bin Walid bertugas sebagai pelaksana upacara, sedangkan Ibu Neti Mufaiqah bertindak sebagai pembina upacara.
Pada waktu yang sama, Kepala MIN 5 Bandar Lampung mengikuti apel di Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung. Sementara itu, kegiatan di madrasah dilanjutkan dengan upacara bendera dan pemberian apresiasi kepada siswa berprestasi.
Berikut daftar prestasi siswa MIN 5 Bandar Lampung dalam PORSADIN VII tingkat Provinsi Lampung 2026:
1.M. Mirza Dhiaurrahman — juara I kaligrafi putra.
2.M. Arifin Nugroho — juara I pidato bahasa Arab putra.
3.Azizah Qonita Khoirunnisa — juara I pidato bahasa Arab putri.
4.Naila Zahra Zafira — juara I MTQ putri.
5.M. Rafif Ar-Rasyiq — juara I murotal putra.
6.Aisha Mughny Fatina — juara I puisi Islam putri.
7.Rafadlan Sakha Farzana — juara II bulu tangkis putra.
Prestasi tersebut menunjukkan keberagaman potensi siswa MIN 5 Bandar Lampung, mulai dari kemampuan membaca dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an, berbahasa Arab, seni kaligrafi dan puisi Islam, hingga olahraga.
Setelah rangkaian kegiatan selesai, para siswa kembali ke kelas untuk melanjutkan pembelajaran. Capaian dalam PORSADIN VII diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kedisiplinan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, MIN 5 Bandar Lampung berupaya membentuk peserta didik yang berakhlak baik, berkarakter Qurani, dan berprestasi. (Septiano/Humas)


