dutacendikia.id, Bandar Lampung –Dua siswa MIN 9 Bandar Lampung menorehkan prestasi dalam ajang Open House Ar-Raudah 2026. Capaian tersebut diraih Arfa Rendra Aljavier, siswa kelas 5A, yang memperoleh Juara Harapan 1 Olimpiade Matematika, serta Rezzi Al Zafran dari kelas 5B yang meraih Juara Harapan 3 Olimpiade IPA.
Prestasi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi MIN 9 Bandar Lampung, khususnya dalam pengembangan kemampuan akademik peserta didik. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam menjadi dua bidang yang menuntut ketelitian, pemahaman konsep, sekaligus kemampuan siswa dalam menyelesaikan persoalan secara sistematis.
Arfa dan Rezzi menerima penghargaan atas capaian yang mereka raih. Dalam dokumentasi setelah kegiatan, keduanya tampak membawa trofi dan penghargaan masing-masing. Momen tersebut menjadi gambaran dari proses belajar yang mendapat ruang untuk berkembang melalui kompetisi akademik.
Bagi peserta didik, keikutsertaan dalam olimpiade juga menjadi pengalaman untuk menguji kemampuan di luar pembelajaran rutin di kelas. Proses menghadapi soal dan persaingan dalam sebuah kompetisi dapat menjadi bagian dari pembentukan sikap teliti, percaya diri, serta keberanian untuk menunjukkan kemampuan yang telah dipelajari.
Capaian Arfa dan Rezzi tidak terlepas dari bimbingan guru pembina olimpiade serta dukungan orang tua atau wali murid. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga semangat siswa untuk terus belajar dan mengembangkan potensi akademiknya.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih kedua siswa tersebut. Capaian itu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Arfa dan Rezzi untuk terus berkembang sekaligus memberi semangat kepada peserta didik lainnya untuk berani mengikuti berbagai ajang pengembangan potensi.
Prestasi dalam bidang akademik menjadi salah satu bagian dari ikhtiar MIN 9 Bandar Lampung dalam mendampingi peserta didik tumbuh sesuai potensinya. Semangat belajar, ketekunan, dan keberanian berkompetisi diharapkan terus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, sehingga prestasi yang diraih tidak berhenti pada penghargaan, tetapi menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikan mereka. (Septiano/Humas)


