dutacendikia.id, Bandar Lampung –Pelaksanaan observasi hari pertama Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMB-M) Tahun Ajaran 2026/2027 di MIN 9 Bandar Lampung berlangsung tertib dan kondusif, Senin (6/4/2026). Sebanyak 120 calon murid mengikuti tahapan awal seleksi yang dipusatkan di ruang-ruang kelas dengan melibatkan seluruh guru sebagai tim penguji.
Sejak pagi, para orang tua bersama calon murid mulai memadati lingkungan madrasah. Mereka mengikuti alur yang telah ditetapkan panitia, mulai dari registrasi hingga memasuki ruang observasi. Setiap peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kesiapan awal sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar di madrasah tersebut.
Di dalam ruang observasi, guru melakukan penilaian secara menyeluruh melalui beberapa pendekatan. Wawancara dengan orang tua dilakukan untuk menggali latar belakang dan kesiapan anak, sementara calon murid menjalani pengamatan langsung terkait kemampuan dasar, baik dari sisi kognitif, motorik, maupun interaksi sosial. Suasana berlangsung hangat, dengan pendekatan yang komunikatif dan tidak menekan anak.

Guru melakukan penilaian administrasi dan verifikasi berkas dalam tahapan awal observasi PMB-M.
Selain itu, proses verifikasi berkas administrasi juga berjalan bersamaan. Petugas memastikan kelengkapan dokumen sebagai bagian dari tahapan seleksi yang terintegrasi. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis untuk menjaga akurasi data sekaligus mendukung transparansi proses penerimaan.

Salah satu calon murid mengikuti tes kemampuan dasar dengan pendampingan guru penguji.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd, menegaskan bahwa observasi bukan sekadar proses seleksi, melainkan bagian dari upaya memahami karakter dan kebutuhan calon murid sejak awal. “Melalui observasi ini, kami ingin mengenali potensi anak secara utuh, sehingga proses pembelajaran ke depan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Pelaksanaan hari pertama ini juga menjadi gambaran kesiapan madrasah dalam menyambut tahun ajaran baru. Keterlibatan aktif guru sebagai penguji menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kualitas input peserta didik.
Melalui rangkaian PMB-M ini, MIN 9 Bandar Lampung terus meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter. Sejak tahap awal, madrasah berupaya menghadirkan proses yang humanis, terukur, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman, sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berakhlak Qurani, disiplin, dan berprestasi. (Septiano/Humas)


